Orang Dengan Gangguan Pendengaran

Dari dulu, orang dengan permasalahan gangguan pendengaran akan mengakuinya setelah selang 7 sampai 10 tahun kemudian. Tentunya, waktu tersebut sangatlah terbuang sia-sia dengan terjadinya permasalahan gangguan pendengaran.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa banyak alasan yang menyebabkan seorang dengan gangguan pendengaran melakukan penundaan dalam melakukan pengobatan. Yang dalam hal ini mereka mengira akan bisa bertahan hidup dengan kondisi yang demikian ini, biaya pengobatan gangguan pendengaran yang mahal, gangguan pendengaran yang terbilang pada deretan akhir masalah kesehatan hingga mereka tidak tahu dimana mendapatkan bantuan kesehatan.
Gangguan pendengaran yang tidak mendapatkan penanganan bisa saja menimbulkan dampak efek samping. Adanya permasalahan komunikasi selama bertahun-tahun akan menurunkan kepercayaan diri, merentangkan suatu hubungan serta pengaruh pada kesehatan secara menyeluruh. Bahkan, hal ini menyebabkan penderita melakukan kegiatan buruk.
Dikatakan oleh Sam Trychin, ahli psikologi terkenal, public speaker, penulis masalah gangguan kesehatan menulis pada buku Mental Health Practitioner’s Guide (1987). Yang menyatakan bahwa “Kebanyakan orang yang mengalami permasalahan gangguan pendengaran akan mengalaminya secara bertahap selama beberapa tahun. Dalam kasus ini bisa saja tidak bisa terdeteksi secara baik, namun hal ini akan menjadikan permasalahan berkepanjangan hingga menimbulkan kebiasaan buruk seperti halnya berpura-pura yang sangat susah untuk diubah.

Mengapa Bisa Terjadi Kebiasaan Buruk Bagi Orang Dengan Gangguan Pendengaran?

Salah satu perilaku buruk yang dialami oleh orang dengan gangguan pendengaran adalah penyangkalan di mana seseorang tidak mengakui dirinya sebagai penderita gangguan pendengaran. Baik itu kepada setiap orang ataupun pribadi yang bersangkutan sehingga sering kali menyebabkan gangguan komunikasi. Ketika sedang berbicara dengan orang yang baru dikenal, mereka akan merasa canggung untuk membawa suatu permasalahan hingga memang benar-benar permasalahan tersebut layak untuk diperbincangkan.
Keengganan dalam menerima ataupun mengakui adanya permasalahan gangguan pendengaran akan mempengaruhi kemampuan berkomunikasi. Ketika seseorang mengalami gangguan pendengaran mencoba untuk memahami atas apa yang dikatakan, mungkin orang lain akan berfikir jika ada suatu hal yang aneh. Sehingga bisa mengarah pada ketidak tertarikan atas suatu hal ataupun ketidakmampuan dalam pemahaman. Salah satu tindakan bagus yang perlu dilakukan adalah dengan menerima gangguan pendengaran tersebut. Sehingga akan lebih baik jika Anda mengatakan sejujurnya kepada lawan bicara Anda untuk menatap muka saat berbicara guna mendapatkan suatu pemahaman atas apa yang dibicarakan.

Leave a Reply